MUARA BIJI PINANG
Kendati memiliki manfaat yang cukup banyak, pamor pinang masih kalah saing dengan sawit. Pun demikian, seiring berjalannya waktu dan kemajuan teknologi membuat pinang kian diminati oleh negara-negara produsen sebagai bahan baku makanan ringan, kosmetik, hingga obat-obatan.
Berikut Beberapa Fakta dan Pemanfaatan Biji Pinang dilansir dari berbagai sumber :
1. Pinang Sebagai Bahan Makanan Sehat
Buah pinang mengandung senyawa alkaloid alami dan zat yang bersifat stimulan, zat tersebut bermanfaat untuk menambah energi dan stamina, serta meningkatkan daya konsentrasi.
Kandungan zat tannin dan kalium yang tinggi pada buah pinang bermanfaat untuk meurunkan dan mengotrol tekanan darah, sehingga aman dikonsumsi oleh penderita hipertensi. Buah pinang juga mengandung zat besi yang berperan penting dalam pembentukan sel darah merah.
Dalam pengobatan tradisional, buah pinang kerap digunakan untuk membunuh parasit, seperti cacing di dalam saluran pencernaan, selain itu buah pinang juga dapat merangsang pergerakan usus dan mengatasi masalah pencernaan, sperti perut kembung dan sembelit.
Di beberapa wilayah, pinang dijadikan camilan dan beberapa diantaranya diolah menjadi permen yang enak dan menyehatkan.
2. Pinang Sebagai Bahan Kosmetik dan Pelangsing Alami
Dikutip dari resep sehat dan ayu dengan ramuan tradisional jawa, zat tanin pada pinang bersifat karminatif yang mampu mengecilkan pori-pori dan sifat antimikroorganisme yang bermanfaat membasmi jamur dan mencegah pembentukan zat-zat radikal bebas.
Pinang juga sebagai antioksidan untuk menghindari terjadinya reaksi yang tidak terkendali pada kulit, dan senyawa arekolin pada pinang bersifat merangsang proses sintesis kolagen yang berdampak baik terhadap kesehatan kulit.
Selain itu, senyawa pada pinang yang bersifat astrigent yang diketahui dapat mengendapkan protein mukus yang melapisi bagian dalam usus, lapisan ini sukar ditembus zat hingga terjadi hambatan penyerapan makanan dan menyebabkan orang tidak menjadi gemuk.
3. Pinang Sebagai Pewarna Alami yang Aman
Biji buah pinang dapat digunakan sebagai bahan pewarna merah alami yang aman digunakan baik untuk makanan, maupun industri lainnya.
Cara untuk mendapatkan warna merah alami adalah dengan menumbuk halus biji buah pinang tua, dan mengekstraknya dengan dilarutkan dalama air (direbus lebih baik) dan di peras untuk mengambil patinya.
4. Pohon Pinang Sehat Berumur 20 hingga 30 tahun
Umumnya pohon pinang berbuah dan bisa dipanen ketika berumur 5 tahun, namun dilansir melalui bibitpinangunggul.com jika penanaman pohon pinang dilakukan dengan baik dan p[erawatan yang benar, pohon pinang sudah berbuah di umur 3 tahun.
umtuk mendapatkan buah yang lebat, pohon pinang cukup diberi pupuk 2 kali setiap tahunnya. tentu saja mengingat bentuk pohon pinang, tidak banyak pupuk yang diperlukan.
5. Pinang Salah Satu Komoditi Ekspor Yang Tidak Pernah Putus
Meski kalah pamor dari komoditi palem lainnya seperti Sawit, pinang tetap memberi angin segar kepada para petaninya. Bagaimana tidak, negara produsen seperti Cina menjadi salah satu negara importir Pinang yang tidak pernah cukup.
Beberapa daerah di indonesia menjadi penyumbang pinang terbesar seperti Aceh, Jambi, dn Kalimantan. Menurut data dari BI Banda Aceh, pada tahun 2018 ekspor pinang Aceh ke Iran mencapai 7,6 Jt dollar AS. Harga pinang di masa pandemi pun cenderung Naik. karena kebutuhan bahan juga meningkat.
Demikian sedikit fakta tentang buah pinang, masih ragu untuk menanam pinang?
semoga bermanfaat..
Komentar
Posting Komentar