MULAI KURANGI DAN KALAU BISA BERHENTILAH !!!! DIBALIK KENIKMATAN JAJANAN CEPAT SAJI (JUNK FOOD)

Jajanan cepat saji atau makanan cepat saji memanglah menjadi pilihan bagi mereka yang mencari efesiensi waktu makan dan tetap dapat menikmati makanannya.

Namun dewasa ini demi menekn biaya produksi namun tetap meningkatkan cita rasa produsen meninggalkan kata sehat dan lebih mengejar rasa nikmat, pun demikian kita tidak bisa menyalahkan produsen, karena mereka selalu berkarya sesuai dengan 'mood' konsumennya, dan masyarakat konsumen kita kini sudah menyalah gunakankan fungsi makanan cepat saji menjadi camilan

Padahal makanan cepat saji dengan kadar kalori dan sebagainya yang tinggi, jika dikonsumsi dalam jumlah yang banyak akan menumpuk bagaikan sampah di dalam tubuh, mungkin hal ini yang menyebabkan makanan ini lebih populer disebut dengan istilah 'junk food'.

Berbahaya kah?

Oh.. tentu saja...
Bahkan dibeberapa negara sudah mengatur dan bahkan beberapa diantaranya sudah menghentikan produksi junk food.

Berikut Bahaya Junk Food bagi Kesehatan.

1. OBESITAS

Obesitas merupakan Kelebihan berat badan, atau berat badan di atas Normal, hal ini dikarenakan kalori yang menumpuk di dalam tubuh.

Faktanya hampir semua makanan cepat saji Rendah Serat namun tinggi Gula dan Garam (termasuk jajanan anak-anak). Kondisi ini mengakibatkan orang yang memakan makanan ini tidak merasa kenyang dan ingin makan lebih banyak lagi hingga cepat atau lambat jika tidak diimbangi dengan aktifitas yang tinggi, akan berakhir dengan obesitas.¹

2. DIABETES

Tidak melulu orang gemuk atau obesitas, semua orang beresiko mengalami diabetes, resiko diabet anda akan meningkatkan jika anda konsumsi junk food 2 kali atau lebih dalam 1 minggu.

Hal ini disebabkan lemak trans (lemak jahat) didalamnya dapat meningkatkan lemak perut yang memicu resistensi insulin dan mengakibatkan diabetes.

3. SERANGAN JANTUNG

Selain lemak jahat, dalam makanan cepat saji yang digoreng (gorengan) terdapat kolesterol teroksidasi yang merupakan penyebab utama penyumbatan dan kerusakan dinding pembuluh darah.

Kondisi tersebut juga cikal bakal dari awal mulanya muncul serangan jantung dan stroke.

4. KANKER

Makananan yang digoreng di minyak goreng yang dipakai berulang akan menimbulkan senyawa karsinogenik yang sangat berbahaya bagi tubuh, salah satunya yaitu memicu kanker di bagian tubuh yang rentan.

5. KEMATIAN

Menurut beberapa data survey berbagai negara, kematian akibat junk food dengan ciri-ciri penyakit seperti poin 1-4 cukup tinggi, bahkan lebih tinggi daripada kematian akibat merokok.

Tentu saja kematian adalah takdir, namun hidup sehat jiwa dan raga menjadi keinginan semua kalangan tentunya.


Setelah mengetahui resiko dari junk food ini, ada baiknya kita mulai mengurangi mengonsumsi junk food, dan kalau bisa menghilangkannya dan mengganti cemilan dengan camilan yang sehat, seperti buah-buahan misalnya.

.
.
.

Semoga Bermanfaat.
Silahkan di share....

Komentar