DIMANA ALLAH ? ? DIMANA ALLAH ? ?

“Di mana Allah? Di mana Allah? Jika tuan menyuruh saya berbohong, di mana Allah? Bukankah Allah Maha Melihat? Apakah tuan mau menjeruskan saya ke dalam neraka karena telah berbohong?”

BERIKUT INI RIWAYAT KISAH KEJUJURAN SANG ANAK PENGGEMBALA KAMBING ♥️

Alkisah Seorang Sahabat Khalifa Umar bin Khattab sosok yang paling disegani karena keteguhan menjaga amanah sedang berjalan menuju ke suatu tempat. Di tengah perjalanan ia berjumpa dengan seorang anak yang sedang sibuk menggembalakan Kambing.

Anak ini merupakan seorang yang yatim dan piatu karena kedua orang tuanya telah meninggal dunia. Hidup sebatang kara membuatnya harus mandiri dan untuk memenuhi kebutuhan hidup ia mengandalkan upah yang ia terima dari hasil menggembala Kambing.

Melihat anak itu, Terlintas dalam benak Umar r.a. untuk menguji kejujuran dan sejauh mana anak ini mampu menjaga amanah. Umar r.a pun mendekatinya.

“Banyak sekali kambing yang kau pelihara. Semuanya bagus dan gemuk-gemuk. Juallah kepadaku barang satu ekor saja,” ujar Khalifah Umar r.a. kepada si anak gembala.

“Saya bukan pemilik kambing-kambing ini. Saya hanya menggembalakan kambing-kambing ini dan memungut upah darinya,” timpal anak gembala mendengar permintaan Umar .r.a

“jika kau jual pada ku, Katakan saja kepada majikanmu, kalau salah satu kambingnya dimakan serigala,” ujar Khalifah Umar r.a Langsung Mengujinya.

Anak penggembala itu Terdiam. Sejenak kemudian ia berkata. “Di mana Allah? Di mana Allah? Jika tuan menyuruh saya berbohong, di mana Allah? Bukankah Allah Maha Melihat? Apakah tuan mau menjerumuskan saya ke dalam neraka karena telah berbohong?”

Mendengar jawaban itu, Umar r.a menitikkan air mata. Dipeluknya anak gembala itu, lalu dia meminta agar si anak gembala mengantarkannya bertemu dengan sang majikan pemilik kambing-kambing itu.

Ketika bertemu dengan sang majikan, Khilafah Umar r.a pun menawarkan harga anak itu untuk dibebaskan,
Kesepakatan pun terjadi, tidak hanya kemerdekaan sang anak, Umar r.a juga membeli seluruh kambingnya dan dihadiahkan sepenuhnya menjadi milik sang anak si penggembala kambing.

_____

Dari kisah di atas dapat disimpulkan betapa pentingnya kejujuran
Lihatlah bagaimana seorang anak yang jujur bisa menjaga Amanah Orang lain, bahkan tetap menjaganya meski sudah memiliki kesempatan yang sangat baik sekalipun untuk berbohong.
Bahkan tidak ada alasan bagi kita untuk berbohong dengan kejinya, karena tidak ada satupun dimuka bumi ini yang terjadi tanpa sepengetahuan-Nya.
Iya Maha Melihat, Maha Mengetahui sedangkan Kita Tidak.

Wallahua'lam
Semoga bermanfaat.
Silahkan di share.

Komentar